Seberapa Penting Sih Posyandu Itu?

Belum lama ini, kader-kader posyandu Desa Ciangsana mengikuti bimbingan teknis dari dinas kesehatan kecamatan guna meningkatkan kualitas para kader dalam melayani masyarakat. Hal ini mutlak diperlukan supaya para kader selalu meng-update kemampuan mereka sesuai perkembangan zaman.

Sayangnya, banyak orang yang cenderung meremehkan peran posyandu karena sifatnya yang sosial dan tidak butuh keterampilan khusus. Meski siapa saja bisa menjadi kader posyandu, tapi pekerjaan mereka tidak boleh dipandang sebelah mata. Semua membutuhkan dedikasi tinggi dan tanggung jawab yang besar.

Belum hilang di ingatan kita akan wabah gizi buruk yang menimbulkan kematian di Kabupaten Asmat, Papua beberapa waktu lalu. Bahkan, di Jakarta yang merupakan jantung pusat pemerintahan, ternyata masih juga ditemukan fenomena gizi buruk yang terjadi di beberapa pemukiman dan perkampungan. Hal ini tentu bisa dicegah jika posyandu-posyandu di daerah tersebut berperan secara optimal dan memiliki prasarana yang memadai.

Tujuan utama Posyandu sangat mulia yakni fokus melayani ibu dan anak serta mensejahterakan kesehatan masyarakat dengan program dan pelayanan terpadu. Secara teknis tujuan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:

  • Menurunkan angka kematian ibu dan anak
  • Meningkatkan pelayanan kesehatan anak dan ibu demi mencengahnya kematian anak dan ibu
  • Mewujudkan keluarga kecil sehat sejahtera
  • Meningkatkan rasa peduli masyarakat akan pentingnya kesehatan

Demi mencapai tujuan posyandu tersebut tentunya Posyandu merumuskan berbagai kegiatan. Nah, setelah mengetahui tujuan dari posyandu di atas, simak manfaat posyandu berikut ini :

1. Perbaikan gizi

Keberadaan Posyandu sendiri salah satunya adalah untuk mendukung perbaikan gizi dan kesehatan balita. Di Posyandu inilah orang tua akan mendapatkan pendidikan dan pengetahuan tentang gizi dan kesehatan balita serta makanan-makanan yang baik untuk mendukung pertumbuhan balita. Anda juga dapat bertanya banyak hal tentang pemberian gizi yang baik untuk sang buah hati, termasuk juga upaya perbaikan gizi dan pencegahan terhadap gizi buruk. Semuanya dapat Anda tanyakan melalui kader-kader yang ada di Posyandu terdekat di rumah Anda.

2. Pemantauan kesehatan

Selain perbaikan dan pendidikan gizi, Posyandu juga memberikan pelayanan untuk memantau tumbuh kembang balita. Layanan tersebut diantaranya berupa penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta memeriksa kesehatan balita. Apabila dalam pemeriksaan ini ditemukan indikasi penyakit dalam tubuhnya, maka akan segera dirujuk ke Puskesmas.

3. Imunisasi

Imunisasi diberikan secara berkala sejak bayi lahir dan memasuki usia anak-anak. Nah, di Posyandu inilah balita akan mendapatkan pelayanan imunisasi tersebut. Pemberian vaksin dalam imunisasi ini sangat penting untuk mendukung kesehatan balita Anda. Melalui imunisasi tersebut, balita akan memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu.

4. Memantau pertumbuhan dan perkembangan balita

Posyandu memberikan layanan pemantauan pertumbuhan balita baik secara jasmani maupun rohani, seperti pengukuran berat badan tan tinggi badan. Dengan dilakukannya pemantauan secara rutin dan berkala ini dapat diketahui bagaiman proses pertumbuhan dan perkembangan anak apakah normal atau tidak, sehingga dapat ditentukan langkah apa yang harus segera dilakukan.

5. Pencegahan dan penanggulangan diare

Selain tiga kegiatan bermanfaat di atas, manfaat Posyandu yang satu ini juga tak kalah penting yaitu pencegahan dan penanggulangan terhadap diare pada balita. Umumnya, balita sangat rentan terkena diare yang bisa diakibatkan karena lingkungan, makanan, dan pola hidup yang kurang bersih. Nah, di Posyandu ini Anda akan mendapatkan informasi seputar pencegahan diare dan cara untuk mengatasi jika balita terserang diare.

Meski posyandu sudah bangkit dari “mati suri” dan mengalami revitalisasi, namun perannya kini tidak sevital pada era satu atau dua dekade silam.

Menurut Prof. Ali Khomsan, ahli pangan dan gizi dari IPB., paling tidak, ada dua kelemahan utama posyandu di era milenial saat ini. Pertama, adalah tidak efektifnya program pemberian makanan tambahan dan kedua program penyuluhan tidak berjalan maksimal,

Oleh karena itu, supaya Posyandu bekerja secara efektif maka keberadaannya harus didukung penuh oleh masyarakat sekitarnya dan pemerintah desa terkait. Di sinilah pentingnya peningkatan kualitas SDM dan prasarana yang memadai. Semoga dengan efektifnya posyandu, maka tidak pernah terjadi lagi fenomena gizi buruk di Indonesia di masa mendatang.

(Visited 10 times, 1 visits today)

Tanggapan

Komentar